Kamis, 15 November 2012
wanita inspiratif: Berawal dari Tekat + Keikhlasan
wanita inspiratif: Berawal dari Tekat + Keikhlasan: 24 hari telah ku lewati setelah paska wisuda sarjana ku, 4 bulan telah ku lewati berada di lingkungan kerja. Begitu banyak pelajaran yang s...
Selasa, 13 November 2012
Berawal dari Tekat + Keikhlasan
24 hari telah ku lewati setelah paska wisuda sarjana ku, 4 bulan telah ku lewati berada di lingkungan kerja. Begitu banyak pelajaran yang sudah ku dapatkan. Dilema paska wisuda yang sebahagian besar teman-teman rasakan karena belum ada tempat untuk melayangkan lamaran, atau lamaran-lamaran belum satupun ada cahaya terang nya, namun alhamdulillah dilema itu tidak melanda ku. Tak bosan-bosan ku ucap rasa syukur itu. Aku hanya ingin berbagi cerita hidup ku, semoga bisa dapat menghapuskan dilema-dilema itu bagi para pembaca. 4 Bulan yang lalu tepatnya awal ku menginjakkan kaki di dunia kerja yang begitu extrim menurutku, dengan semangat yang membara demi mendapatkan pekerjaan, ku lawan panas nya kota medan demi menjatuhkan beberapa lamaran., hingga akhir nya ku mendapatkan pekerjaan. Tahap demi tahap, tes demi tes ku lewati hingga akhirnya penandatanganan perjanjian kerja dan negosiasi gaji. ehh... ternyata gaji yang ditawarkan tidak sesuai dengan yang ada di bayanganku. Hari pertama berkerja, begitu berat rasa nya, adaptasi dengan lingkungan, adaptasi dengan pekerjaan, dan masih ada bayang-bayang gaji yang kecil yang bakalan ku dapatkan. Belum lagi senior-senior yang sinis, biasa lah itu, selalu ada persaingan dimana-mana, apa lagi di dunia kerja. Persaingan itu sangat jelas terlihat, bahkan ada yang tega menjatuhkan teman kerja sendiri di depan atasan. wah.. pokoknya disinilah bener-bener mental, kesabaran, dan iman ku diuji.Namun, tetap ku lewati hari-hari itu dengan sebaik-baik nya berkerja, dan sekarang, aku telah sadar, ternyata semua itu tidak seperti yang ku bayangkan. Ketika ku melakukan pekerjaan itu dengan ikhlas dan tidak memikirkan upah yang kecil, yang semata-mata hanya untuk mengaplikasikan ilmu yang telah ku dapat selama 4 tahun, tanpa ku sadari balasan ketulusan itu sangat lah nyata. Sekarang, kenyamanan, kecintaan, dan hasil yang ku peroleh sangatlah cukup ku dapatkan. Semua itu berawal dari keikhlasan.
Ketahuilah teman, jika kamu ingin sukses di bidang mu, cintailah dahulu pekerjaan mu, jangan lah kamu beranggapan tujuan kamu berkerja hanya untuk mencari uang semata, tapi jadikan lah seolah kamu sedang merangkai kisah hidupmu yang manis, yang ketika kamu meninggalkan dunia ini, kamu menjadi manusia yang amat dirindukan dan dikenang karna kebaikan dan ketulusan mu.
Semoga Teman-teman bisa segera menemukan pekerjaan yang nyaman dan di senangi.
Kutitip salam ku untuk para teman-teman PENDIDIK.....
Salam Bangga
^_^
Senin, 12 November 2012
Gelas Cantik
alkisah menceritakan sepasang kakek dan nenek.suatu ketika mereka
berkunjung ke sebuah toko untuk membeli sebuah gelas yang cantik.sang
nenk melihat sebuah gelas yang cantik dengan ukiran yang begitu
indah,sang nenek pun berkata "oh,betapa cantiknya gelas itu.".sang gelas
yang mendengarkan pujian itu berkata"terima kasih."sang nenek mendekati
gelas tersebut dan bertanya"bagaimana kau bisa menjadi secanti
ini?sungguh dirimu sangatlah cantik."
sang gelas pun menjawab "ceritanya sangatlah panjang,tapi maukah kalian menjadi pendengar yang baik untuk kisah ku ini?"
kakek dan nenek pun mengangguk.
"kisah bermula dari sebuah tanah liat yang tak lain adalah diriku,seorang dengan pakaian yang lusuh membawa ku membentuk tubuhku dengan lata putar yang membuat pusing kepala,ku ingin rasanya berhenti dan keluar meloncat dari lat yang menyiksa tubuh ku ini,setelah sekian lamanya akhirnya orang ini menghentikan alatnya, akupun merasa lega,tapi belum selesai aku merasa lega seorang bertubuh kekar membawaku ke sebuah tungku panas dan meletakkan diriku ke dalam tungku tersebut,sungguh panas tungku ini membuatku menjerit kesakita,sudah sudah jerit ku kencang tapi orang yang kekar tadi berkata belum,belum saatnya.panasnya tungku ini makin membuatku merasa sakit,ku tahan semua perih ini,hingga akhirnya seorang bertubuh tadi mengangkatku keluar dari tungku tersebut dan membwaku kepada seorang wanita cantik, dengan sentuhan yang lembut dia oleskan cat minyak kepada diriku menghiasi semua sekujur tubuhku dengan hiasan yang indah dan mempesona.jadilah aku yang cantik berdiam di toko ini."
sang kakek dan nenek pun tersenyum mendengar cerita perjalanan sebuah gelas yang cantik.
kesimpulan:
begitulah hidup dimana kesuksesan tidak datang dengan mudah,tapi perlu berbagai rintanagna yang di hadapi dan penuh cobaan yang menghadang,sebagimana sang gelas tersebut, dia berasal dari sebuah tanah liat yang jelek dan menjijikkan tapi dengan segala perjuangan dan ketabahannya menghadapi semua halangan ia dapat berubah menjadi sangat cantik dan mengagumkan.
sang gelas pun menjawab "ceritanya sangatlah panjang,tapi maukah kalian menjadi pendengar yang baik untuk kisah ku ini?"
kakek dan nenek pun mengangguk.
"kisah bermula dari sebuah tanah liat yang tak lain adalah diriku,seorang dengan pakaian yang lusuh membawa ku membentuk tubuhku dengan lata putar yang membuat pusing kepala,ku ingin rasanya berhenti dan keluar meloncat dari lat yang menyiksa tubuh ku ini,setelah sekian lamanya akhirnya orang ini menghentikan alatnya, akupun merasa lega,tapi belum selesai aku merasa lega seorang bertubuh kekar membawaku ke sebuah tungku panas dan meletakkan diriku ke dalam tungku tersebut,sungguh panas tungku ini membuatku menjerit kesakita,sudah sudah jerit ku kencang tapi orang yang kekar tadi berkata belum,belum saatnya.panasnya tungku ini makin membuatku merasa sakit,ku tahan semua perih ini,hingga akhirnya seorang bertubuh tadi mengangkatku keluar dari tungku tersebut dan membwaku kepada seorang wanita cantik, dengan sentuhan yang lembut dia oleskan cat minyak kepada diriku menghiasi semua sekujur tubuhku dengan hiasan yang indah dan mempesona.jadilah aku yang cantik berdiam di toko ini."
sang kakek dan nenek pun tersenyum mendengar cerita perjalanan sebuah gelas yang cantik.
kesimpulan:
begitulah hidup dimana kesuksesan tidak datang dengan mudah,tapi perlu berbagai rintanagna yang di hadapi dan penuh cobaan yang menghadang,sebagimana sang gelas tersebut, dia berasal dari sebuah tanah liat yang jelek dan menjijikkan tapi dengan segala perjuangan dan ketabahannya menghadapi semua halangan ia dapat berubah menjadi sangat cantik dan mengagumkan.
Jumat, 09 November 2012
Dilema Kehidupan Dunia
ini lah aku yang lemah tak berdaya
hanya mampu meneteskan air mata ketika rasa bimbang menghampiri ku
Setahun telah berlalu, namun kejadian itu masih menyisakan luka yang mendalam di benakku
Masing sangat jelas ku ingat bagaimana raut wajah mu ketika orang tua tak begitu respec dengan mu.
dan yang begitu sangat ku ingat ketika kau langsung bagaikan orang yang menyerah di langkah awal mu.
Seolah "ini urusan ku, dan aku lah yang harus memperjuangkannya"
Apa ini.......
apakah ini yang dinamakan pengorbanan cinta mu....
masih di langkah awal mu sudah menyerah...
dan seolah-olah ingin berbalik badan dengan segera.....
baik lah jika itu yang kamu inginkan... dan mungkin itu lah yang terbaik
Butuh waktu yang cukup lama untuk ku bangkit kembali.
berusahan melupakan kejadian di tahun itu... namun.....
itu semua tidak berhasil, sebelum ku benar-benar amnesia atau menua karna lanjut usia.
Kenapa kini kau seolah berbalik arah lagi pada ku
kemana kau selama ini.......?
sudah begitu banyak jalan yang ku lalui tanpa mu lagi.
kini kau meminta ku untuk mencintai mu lagi dan menikah dengan mu
Kau Gila atau benar-benar menyesal.
tapi sayang.... penyesalan mu sangat terlambat.
ku lebih memilih dicintai
karna, mencintai mu begitu sakit yang ku rasakan
Ya Allah.... jujur aku takut
aku takut dengan kejadian ini.....
Tuntunlah aku dalam memilih pilihan yang tepat.
Kuatkan lah hati ini untuk tidak menghianati.
hanya mampu meneteskan air mata ketika rasa bimbang menghampiri ku
Setahun telah berlalu, namun kejadian itu masih menyisakan luka yang mendalam di benakku
Masing sangat jelas ku ingat bagaimana raut wajah mu ketika orang tua tak begitu respec dengan mu.
dan yang begitu sangat ku ingat ketika kau langsung bagaikan orang yang menyerah di langkah awal mu.
Seolah "ini urusan ku, dan aku lah yang harus memperjuangkannya"
Apa ini.......
apakah ini yang dinamakan pengorbanan cinta mu....
masih di langkah awal mu sudah menyerah...
dan seolah-olah ingin berbalik badan dengan segera.....
baik lah jika itu yang kamu inginkan... dan mungkin itu lah yang terbaik
Butuh waktu yang cukup lama untuk ku bangkit kembali.
berusahan melupakan kejadian di tahun itu... namun.....
itu semua tidak berhasil, sebelum ku benar-benar amnesia atau menua karna lanjut usia.
Kenapa kini kau seolah berbalik arah lagi pada ku
kemana kau selama ini.......?
sudah begitu banyak jalan yang ku lalui tanpa mu lagi.
kini kau meminta ku untuk mencintai mu lagi dan menikah dengan mu
Kau Gila atau benar-benar menyesal.
tapi sayang.... penyesalan mu sangat terlambat.
ku lebih memilih dicintai
karna, mencintai mu begitu sakit yang ku rasakan
Ya Allah.... jujur aku takut
aku takut dengan kejadian ini.....
Tuntunlah aku dalam memilih pilihan yang tepat.
Kuatkan lah hati ini untuk tidak menghianati.
Langganan:
Postingan (Atom)